Sejarah Keperawatan Islam

Assalamualaikum wr.wb.

nurse

Saya akan menjabarkan beberapa fakta yang ada tentang “Sejarah Keperawatan Muslim”. Sebelumnya untuk teman-teman perawat mungkin sudah ada yang tahu dan tidak asing dengan Rufaida Al-Asalmiya. Dan mungkin sebagian teman-teman belum tahu siapa sih Rufaida Al-Asalmiya? Disini saya memberikan informasi terkait dengan beliau dan hubungannya dengan sejarah keperawatan islam.

ruf2

Perawat muslim pertama yang dikenal sebagai pendiri profesi keperawatan dalam sejarah Arab dan Islam ialah Rufaida Al-Asalmiya. Rufayda binti Sa’ad, juga dikenal sebagai Rufayda al-Aslamiyyah. Rufayda belajar sebagian besar pengetahuan medisnya dengan membantu ayahnya, Saad Al Aslamy, yang adalah seorang dokter. Rufayda mengabdikan dirinya untuk menyusui dan merawat orang sakit dan ia menjadi penyembuh ahli. Dia berlatih keterampilan di rumah sakit lapangan di tendanya saat banyak pertempuran sebagai Nabi yang digunakan untuk memesan semua korban akan dibawa ke tenda sehingga dia bisa memperlakukan mereka dengan keahlian medisnya.

nursing history

Rufayda digambarkan sebagai semacam, perawat empati dan organizer yang baik. Dengan keterampilan klinis, dia dilatih wanita lain untuk menjadi perawat dan bekerja di bidang perawatan kesehatan. Dia juga bekerja sebagai pekerja sosial, membantu memecahkan masalah sosial yang terkait dengan penyakit. Selain itu, dia membantu anak-anak yang membutuhkan dan merawat anak yatim, cacat dan orang miskin.

war

Sebagai seseorang perawat, Rufaida sangat sabar, baik, setia dan berkomitmen. Rufaida dan sekelompok perempuan Muslim membantu dalam perang Badar pada 13 Maret 624 H dengan menyediakan pertolongan pertama, air minum, mengobati tentara yang terluka dan sekarat dari angin gurun dan panas, dan memberikan dukungan emosional. Dengan saran dari Nabi Muhammad, saw , Rufaida mendirikan tenda di samping masjid Nabi Muhammad, SAW, dalam rangka untuk terus memberikan perawatan Keperawatan di masa damai, untuk melatih perempuan sebagai perawat, memberikan pendidikan kesehatan dan sosial dukungan di masyarakat. Rufaida belajar dan mengembangkan keterampilan keperawatan dari ayahnya. Dia merawat pasien laki-laki dan perempuan.

Mohon maaf akan kekurangannya. Semoga bermanfaat.

Wassalamualikum wr.wb.

thank

Referensi :

http://www.nursingworld.org/MainMenuCategories/ANAMarketplace/ANAPeriodicals/OJIN/TableofContents/Volume112006/No3Sept06/ArticlePreviousTopics/WomeninNursinginSaudiArabia.html

http://ses.library.usyd.edu.au/bitstream/2123/3764/1/sr_lovering_2008_thesis.pdf

http://www.kfshrc.edu.sa/wps/portal/En/!ut/p/c0/04_SB8K8xLLM9MSSzPy8xBz9CP0os_jQEH9nSydDRwODAHdzA09jR_dgP3dPYwMDQ_2CbEdFABznDZ8!/?WCM_PORTLET=PC_7_UTOC9B1A0GFD40I3AMK1VO30O1_WCM&WCM_GLOBAL_CONTEXT=/wps/wcm/connect/kfshrc_lib/KFSH_BP/Nursing/Career+Opportunities/Specific+information+for+Saudi+Nurses/

http://www.muslimheritage.com/article/womens-contribution-classical-islamic-civilisation-science-medicine-and-politics

Iklan